Stratifikasi Sosial

A. Pengertian Stratifikasi Sosial

Secara harafiah berasal dari bahasa latin yaitu stratum dan soicius. Stratum : tingkatan dan Socius : teman atau masyarakat. Secara harafiah stratifikasi sosial berarti Tingkatan-tingkatan yang ada dalam masyarakat.

Menurut ahli:

  1. Pitrim A. Sorokin: Pembeda penduduk atau masyarakat ke dalam kelas-kelas secara bertingkat.
  2. Max Weber: Penggolongan orang-orang yang termasuk dalam suatu sistem sosial tertentu ke dalam lapisan-lapisan hierarkis menurut dimensi kekuasaan, privilese, dan prestise.
  3. Paul B.Horton dan Chester : Sistem perbedaan status yang berlaku dalam suatu masyarakat. Dari Definisi tersebut, dapat disimpulkan bahwa stratifikasi sosial adalah pembedaan kelas-kelas secara vertikal yang diwujudkan dengan adanya tingkatan masyarakat dari yang lebih tinggi sampai yang paling rendah
  4. Robert M.Z Lawang
    Stratifikasi sosial adalah penggolongan orang-orang yang termasuk dalam suatu sistem sosial tertentu ke dalam lapisan-lapisan hierarkis menurut dimensi kekuasaan dan prestise.

B. Faktor-Faktor Penyebab Stratifikasi Sosial

  1. Perbedaan ras dan kebudayaan
  2. Spesialisasi dalam bidang pekerjaan.
  3. Kelangkaan dalam masyarakat menyangkut pembagian hak dan kewajiban.
  4. Adanya suatu yang dihargai

C. Dasar Stratifikasi Sosial Dalam Masyarakat

Pendidikan/pengetahuan,Kekayaan,Kekuasaan,Keturunan

D. Unsur-Unsur Stratifikasi Sosial

Stratifikasi sosial memiliki dua unsur yaitu:

a.Status

posisi atau kedudukan seseorang dalam masyarakat. Seorang siswa yang berada disekolah bisa saja berstatus sebagai siswa, teman, saudara bahkan anak. Hal ini tergantung dari hubungan sosial yang dibangun.

  1. Ascribed, merupakan kedudukan yang di peroleh seseorang secara otomatis melalui kelahiran. contoh keturunan darah biru.
  2. Achived, merupakan status atau kedudukan seseorang yang diperoleh melalui usaha-usaha yang disengaja. Contoh, jika ingin jadi sarjana maka kuliah dulu.
  3. Assigned, merupakan status atau kedudukan yang diberikan atas jasa yang telah dilakukan. misalnya gelar pahlawan, seperti bapak Proklamator karena jasanya memperjuangkan kemerdekaan.
Cara mudah mengingat!

b. Peran

Perilaku yang diharapkan sesuai dengan status yang dimiliki. Contohnya, seorang siswi diharapkan memiliki perilaku rajin belajar, sopan dan berprestasi.  Menurut Soerjono Soekanto di dalam peran mengandung tiga hal:

  1. Norma-norma di dalam masyarakat.
  2. Konsep tentang yang dilakukan
  3. Perilaku individu

E.Sifat Stratifikasi Sosial

  1. Tertutup

    Sistem pelapisan yang jalan masuk menjadi anggota atau warga suatu pelapisan tertentu hanyalah melalui kelahiran. Atau bisa juga dikatakan sebagai system pelapisan yang tidak memungkinkan seseorang berpindah status. Contoh Pelapisan pada masyarakat berkasta, pada masyarakat dengan sistem feodal, atau pada masyarakat yang masih menggunakan kriteria ras sebagai dasar pelapisan sosialnya.

  2. Terbuka

    Stratifikasi terbuka memungkinkan anggota masyarakat berpindah status, bail naik maupun turun. Contoh Masyarakat di negara industri maju atau masyarakat pertanian yang telah mengalami gelombang modernisasi.

  3. Campuran

    Gabungan antara stratifikasi terbuka dan tertutup. Contoh Kehidupan masyarakat Bali, walaupun budaya masyarakatnya tertutup, tetapi secara ekonomi sistem pelapisan sosialnya bersifat terbuka.

sifat stratifikasi sosial

F.Wujud Stratifikasi Sosial

1. Ekonomi

Pembagian/stratifiksi masyarakat berdasarkan ekonomi akan membedakan masyarakat atas kepemilikan harta. Berdasarkan kepemilikan harta. Masyarakat dibagi dalam tiga kelas yaitu, Pertama. kelas atas.  Terdiri dari kelompok orang-orang kaya dengan leluasa dapat memenuhi kebutuhan hidupnya bahkan secara berlebihan. Kedua, menengah. Kelompok ini terdiri dari kelompok orang-orang yang berkecukupan yang sudah bisa memenuhi kebutuhan pokok (primer).
Terakhir adalah kelas bawah, terdiri dari orang-orang miskin yang masih belum dapat memenuhi kebutuhan primer.
Arisoteles membagi masyarakat secara ekonomi menjadi tiga kelas, yakni : sangat kaya, kaya dan miskin.

2. Sosial

Pembagian atau stratifiksi masyarakat berdasarkan sosial ialah sistem pengelompokan masyarakat menurut status Umumnya nilai status sosial dalam masyarakat diukur dari prestise (gengsi). Contoh: orang lebih memilih bekerja dikantor dari pada menjadi pedagang Pada masyarakat Bali, status masing-masing orang ditentukan berdasarkan kasta sehingga tidak memungkinkan untuk berpindah status.

3. Politik

Pelapisan masyarakat berdasarkan kriteria politik, berarti pembedaan penduduk atau wujud masyarakat menurut kriteria wewenang dan kekuasaan-kekuasaan.

G. Sistem Stratifikasi Pada Masyarakat Indonesia

  1. Sistem pelapisan pada masyarakat pertanian
    Berdasarkan pemilikan tanah:

•tertinggi, yaitu petani yang memiliki rumah, perkarangan, serta lahan.
•menengah, yaitu petani yang memiliki rumah serta perkarangan.
•terendah, yaitu petani yang tidak memiliki rumah, perkarangan ,serta lahan.

Berdasarkan kreteria ekonomi :

  • Pertama : kaum elit desa yang memiliki cadangan pangan dan pengembangan usaha
  • Kedua terdiri dari orang yang memiliki cadangan pangan saja
  • Ketiga : orang yang tidak memiliki cadangan pangan dan cadangan usaha dan mereka bekerja untuk memenuhi kebutuhan konsumsi perutnya agar tetap hidup

stratifikasi masyarakat pertanian

b. Sistem stratifikasi sosial pada masyarakat feodal

Pola dasar masyarakat feodal sebagai berikut:

•Raja dan kaum bangsawan merupakan pusat kekuasaan dan harus dihormati.
•Terdapat lapisan utama, yaitu Raja dan kaum bangsawan dan lapisan bawah, yakni rakyat.
•Ada pola ketergantungan dan patrimonialistik, artinya kaum fedral merupakann panutan yang harus disegani, sedangkan rakyat harus menghambat dan selalu dalam posisi di rugikan.
•Terdapat pola hubungan antar kelompok yang ddeskriminatif.
•Golongan bawah cenderung memiliki sistem stratifikasi tertutup. Contoh lapisan sosial pada masyarakat feudal

Lapisan sosial pada masyarakat Surakarta dan Yogyakarta

Lapisan sosial pada masyarakat Surakarta dan Yogyakarta

Lapisan sosial pada masyarakat Aceh

Lapisan sosial pada masyarakat Aceh

Stratifikasi sosial pada zaman penjajahan Belanda

Stratifikasi sosial pada zaman penjajahan Belanda

Sistem stratifikasi sosial pada zaman Jepang Secara garis besar digambarkan seperti bagan berikut ini :

1 Golongan Jepang

2. Golongan Bumi Putera

3. Golongan Cina & Eropa

Sistem stratifikasi sosial pada zaman Industri modern Secara garis besar digambarkan seperti berikut ini :

1. Kelompok profesional

2. Kelompok Profesional awal dan semi profesional

3. Buruh rendahan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *